WAHANA SISWA BERKARYA SEPANJANG MASA

Jumat, 02 November 2018

10 MANFAAT MEMBACA


Jika Anda termasuk salah satu dari banyak orang yang tidak terbiasa membaca secara teratur, Anda jelas kehilangan manfaat yang seharusnya Anda dapatkan, karena membaca memiliki sejumlah manfaat yang signifikan. Adapun 10 manfaat dari membaca di antaranya adalah:
1. Stimulasi mental Studi menunjukkan bahwa membaca setiap hari dapat mencegah Alzheimer dan Demensia, karena dengan membaca, otak terjaga tetap aktif dan membuatnya tidak mudah kehilangan ingatan. Sama seperti otot lain di dalam tubuh, otak membutuhkan latihan agar tetap kuat dan sehat.
2. Mengurangi stres Anda mungkin menghadapi stres di tempat kerja ataupun dalam hubungan pribadi. Belum ditambah masalah lain yang tak terhitung jumlahnya dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya Anda perlu meninggalkan ketegangan itu sejenak. Nah, novel yang ditulis dengan baik dapat membawa Anda ke alam lain, sementara sebuah artikel menarik akan mengalihkan perhatian Anda dari rutinitas yang membosankan. Maka jika Anda ingin lebih rileks, cobalah untuk membaca, terutama hal-hal yang menggembirakan dan inspiratif.
3. Pengetahuan Semua yang Anda baca akan mengisi kepala Anda dengan informasi baru, dan suatu saat hal-hal itu akan berguna. Semakin banyak pengetahuan yang Anda miliki, semakin baik Anda menghadapi tantangan yang datang.
4. Memperbanyak kosakata Semakin banyak Anda baca, semakin banyak kata yang Anda dapatkan. Ini membantu Anda berbicara dan mengekspresikan banyak hal dengan baik, sehingga sangat membantu dalam profesi apa pun. Selain itu, menyadari bahwa Anda dapat berbicara dengan orang lain dengan rasa percaya diri bisa menjadi dorongan besar untuk kehidupan Anda. Mereka yang membaca dengan baik, akan berbicara dengan baik, dan memiliki pengetahuan luas tentang berbagai topik. Mereka ini cenderung mendapat promosi lebih cepat dari pada orang yang memiliki sedikit kosakata dan kurang memahami sastra, terobosan ilmiah, dan kejadian global.
5. Memperbaiki memori Saat membaca novel, Anda harus mengingat berbagai karakter, latar belakang, ambisi, maupun sejarah untuk memahami cerita. Memang ini terdengar sulit untuk diingat, tapi otak kita adalah benda menakjubkan yang bisa mengingat hal-hal ini dengan relatif mudah.
Yang luar biasa, setiap ingatan baru yang Anda ciptakan dapat menempa memori otak dan memperkuat yang sudah ada. Hal ini membantu ingatan-ingatan jangka pendek serta menstabilkan suasana hati.
6. Keterampilan berpikir analitis Pernahkah Anda membaca novel misteri yang penuh teka-teki, dan memecahkan misteri itu sebelum menyelesaikan bukunya? Jika demikian, Anda termasuk orang yang dapat menerapkan pemikiran kritis dan analitis untuk mencatat semua rincian dan mengungkap kesimpulan dari teka-teki itu. Membaca jelas dapat melatih kita memahami rangkaian peristiwa, runutan dan jalannya cerita, sehingga otak kita menjadi lebih mampu memproyeksikan kesimpulan dari informasi yang tersedia.
7. Meningkatkan konsentrasi Dalam rentang 5 menit, rata-rata orang akan membagi waktunya antara mengerjakan tugas, memeriksa email, mengobrol dengan beberapa orang via chat, skype, mengawasi twitter, memantau ponsel mereka, dan berinteraksi dengan rekan kerja. Perilaku seperti itu menyebabkan tingkat stres meningkat, dan menurunkan produktivitas kita. Ketika Anda membaca sebuah buku, semua perhatian Anda terfokus pada cerita, dan Anda dapat melibatkan diri Anda dalam setiap detail yang Anda rasakan. Cobalah membaca selama 15 sampai 20 menit sebelum bekerja, Anda akan terkejut melihat betapa Anda lebih fokus begitu Anda sampai di kantor.
 8. Keterampilan menulis Membaca karya yang diterbitkan dan ditulis dengan baik memiliki dampak yang nyata pada tulisan seseorang. Pasalnya mengamati irama, aliran, dan gaya penulisan orang lain akan selalu mempengaruhi karya Anda sendiri. Dengan cara yang sama seperti para musisi saling mempengaruhi satu sama lain, dan pelukis menggunakan teknik yang digunakan maestro sebelumnya, begitu pula penulis belajar bagaimana menyusun prosa dengan membaca karya orang lain.
9. Ketenangan Selain relaksasi yang menyertai seseorang saat membaca buku yang bagus, ada kemungkinan subjek yang Anda baca dapat menghasilkan kedamaian dan ketenangan batin yang luar biasa. Membaca teks spiritual dapat menurunkan tekanan darah dan menimbulkan rasa tenang dan damai, sementara membaca buku self-help telah terbukti membantu orang-orang yang menderita gangguan mood tertentu dan mereka yang memiliki penyakit mental ringan.
10. Hiburan gratis Sebagai alternatif hiburan, Anda dapat mengunjungi perpustakaan setempat dan berselancar dalam deretan buku-buku yang tak terhitung jumlahnya yang tersedia di sana secara gratis. Anda juga bisa memilih berbagai topik yang ingin Anda ketahui. Selain bertambah pintar, dengan membaca Anda juga akan terhibur. Jadi mulailah mencari sesuatu yang bagus untuk dibaca, jangan hanya mengamati status orang-orang di media sosial...



Artikel ini telah tayang di 
Kompas.com dengan judul "10 Manfaat Mengapa Anda Harus Membaca Setiap Hari", https://lifestyle.kompas.com/read/2017/09/08/064300320/10-manfaat-mengapa-anda-harus-membaca-setiap-hari
Penulis : Iwan Supriyatna



8 Cara Menumbuhkan Minat Baca

Cara (paling) sederhana untuk meningkatkan  minat baca yaitu :
1. Mengalokasikan Waktu Khusus untuk Membaca
Awalnya dulu saya tidak suka membaca, sampai akhirnya saya menerapkan 10-15 menit membaca buku apapun setiap hari yang akhirnya sampai sekarang ini menjadi kebiasaan baik saya. Hal ini mungkin juga bisa Anda coba, yaitu memulai untuk membaca setiap hari, 10-15 menit saja secara konsisten kemudian setiap bulannya Anda tambah sedikit demi sedikit dan sekarang saya bisa membaca buku hingga satu atau dua jam setiap harinya.
2. Membeli Buku Setiap Minggu
Korbankan uang saku Anda untuk membeli buku-buku berkualitas atau recommended setiap pekannya, terlepas Anda akan membacanya atau tidak. Dengan membeli buku terus menerus, mau tidak mau Anda pun akan ‘dipaksa’ untuk membaca (karena kalau ga dibaca sayang).
3. Manfaatkan Waktu Menunggu
Waktu menunggu bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkan kebiasaan membaca. Waktu menunggu dapat ditemui saat kita menunggu bis, sedang ada di angkot, menunggu seseorang untuk bertemu, atau apapun.
4. Memiliki List Buku Populer atau Rekomendasi
Salah satu alasan kenapa kita malas membaca adalah karena saat kita membaca buku atau apapun itu, kita mendapatkan hal yang kita tidak sukai untuk membacanya. Maka pada waktu itu hal yang saya lakukan adalah meminta beberapa list buku yang direkomendasikan oleh guru atau dosen saya yang kemungkinan menariknya lebih besar dan ternyata benar, memang lebih bagus dan saya pun senang membacanya.
5. Belajar Effective Reading
Survey membuktikan saat ini hanya satu dari dua puluh orang yang kemampuan membacanya berkembang sejak SD. Di internet, Anda bisa menemukan bagaimana cara membaca dengan lebih baik, cepat, konsentrasi, dan lebih paham. Jika memang kurang, CerdasMulia Leadership and Training Center menyediakan itu. Namun, yang ingin saya tekankan di sini adalah, salah satu cara menumbuhkan minat baca adalah dengan belajar membaca efektif yang ternyata sangat jauh berbeda semenjak kita berada di SD dulu.
6. Membaca Saat Istirahat atau Sebelum Tidur
Ini juga bisa dilakukan jika ternyata selama waktu Anda sangat sibuk dan penuh dengan aktivitas. Gunakan waktu istirahat Anda dengan membaca, atau rutinkan membaca buku walaupun sedikit sebelum Anda tidur.
7. Membuat Target Membaca
Anda punya rencana membaca? Rencana membaca adalah target atau daftar buku apa yang harus ditamatkan untuk dibaca pada minggu atau bulan ini. Saya punya target bahwa setiap bulannya saya menamatkan (menamatkan loh ya, bukan hanya sekedar membaca) sekitar 3-5 buku di luar buku kuliah yang kemudian di resume atau dibuat ringkasannya.
8. Berdiskusi dan Bergabung di Komunitas
Berdiskusi bisa menjadi cara ampuh untuk tetap menjaga kita tetap semangat membaca. Saya membiasakan di CerdasMulia Leadership and Training Center, setiap trainer dan manajemen untuk membedah buku sepekan sekali dan membuat slide presentasinya untuk kemudian didiskusikan dan menjaga semangat membaca. Kita juga bisa menerapkannya di komunitas kita. Misalkan saya tergabung di Komunitas TDA Kampus, maka ada beberapa acara yang dikhususkan sebagai acara bedah buku.
Begitulah trik-trik untuk meningkatkan minat baca. Mulailah dari diri kita dulu. Ok!
Sumber : http://arryrahmawan.net/8-cara-menumbuhkan-minat-baca/


SAPA


Sudah hampir seminggu ini Bu Nista uring-uringan. Sebab tumpukan buku administrasi kelas yang disusunnya dengan rapi tiap pagi selalu berantakan.
Tak heran setiap pagi dia selalu disibukkan untuk menata kembali buku-buku yang berserakan. Entah siapa yang berbuat begitu. Bu Nista tak dapat menebak siapa yang sudah menjahatinya.
Hari ini kembali Bu Nista sewot. Banyak buku berserakan di lantai. Padahal kemarin dia baru saja menatanya dengan rapi.
Seolah-olah ada seseorang sedang menggodanya.
“ Sapa...ya...” gumamnya dalam hati.
Hati Bu Nista tetap tabah. Dia ikhlas menerima cobaan itu.
“ Sapa ya...” desah hati Bu Nista mulai jengkel sambil memunguti buku-buku yang berserakan. Ditelitinya bukunya. Ternyata masih lengkap. Heran dia untuk apa semua ini dilakukan. “Sapa ya...”
Hari berikutnya Bu Nista mulai pasang perangkap. Semua bukunya diikat dengan tali rafia. Dia yakin kali ini pasti berhasil. Kali ini yang selalu mengobrak-abrik bukunya pasti kecele. Melihat buku yang telah diikatnya, pasti sang penganggu akan malas untuk membukanya.
Esok harinya Bu Nista memasuki ruang kelas dengan hati yang bahagia.
Tapi betapa kagetnya dia ketika tahu bahwa buku-bukunya sudah acak-acakan. Bahkan kali ini lebih brutal. Buku yang telah dibendelnya dilepasin semua.
Akhirnya Bu Nista menyerah . Dipungutinya buku-buku itu sambil berucap “ Sapa ya...sapa...ya...” @

 Karya : mbahBEJO




BADUT-BADUT


Wajah Pak Somce tampak berbinar-binar sepulang dari PLPG. Dengan semangat yang menyala-nyala dia tunjukkan bahwa sosok guru harus profesional. Guru harus tangkas dan tenggrinas.
Perubahan perilaku yang ditunjukkan Pak Somce ini membuat teman-temannya kaget.
“ Betul-betul perubahan yang dratis !” bisik Bu Reno pada Bu Siti yang masih asyik memandangi laptopnya.
“ Ya, aku juga heran. Semenjak pulang dari PLPG perubahan mencolok sekali!” kata Bu Siti membenarkan.
“ Ala...paling-paling Cuma action.. Aku yakin paling-paling tak sampai seminggu,” timpali Pak Sucik.
Celotehan mereka terhenti karena bel masuk telah berbunyi. Kembali mereka mendengar semangatnya Pak Somce dalam mengajar.
“ Anak-anak kali ini bapak akan mengadakan perubahan dalam mengajar..,” kata Pan Somce dengan penuh semangat. Seketika suasana menjadi hening.
Bu Reno, Bu Siti, dan Pak Sucik kaget karena mereka sudah tak mendengar suara Pak Somce yang mengebu-ngebu.
Merekapun keluar kelas untuk mengintip...
“ Astaghfirulloh...,” ternyata Pak Somce sudah pulas...@

Karya : mbahBEJO


HUJAN DI PAGI HARI


Hujan gerimis sejak pagi tadi membuat Pak Sonto belum beranjak dari rumahnya. Padahal waktu sudah menunjukkan 07.15 sebentar lagi pasti sekolah sudah masuk.
Namun, dia tak terusik sedikitpun. Malah dia mengambil sebatang rokok lagi dan menyalakannya. Seakan-akan tak peduli  lagi pada tugasnya  untuk mengajar. Dia merasa tak bersalah.
Memang aneh, rumah Pak Sonto sebenarnya tak jauh dari sekolah tempat dia mengajar. Entah mengapa setiap hari dia selalu datang terlambat. Memang benar-benar sontoloyo.
Sekali lagi dengan nikmat Pak Sonto menghirup rokoknya. Asapnya mengepul menari-nari di sekitar bibirnya yang semakin menghitam.
“ Berangkat nggak ya...” bisik hati Pak Sonto.
Dengan ogah-ogahan Pak Sonto akhirnya mencari mantel. Tapi mantel yang dicarinya tak ketemu.
“ Mana mantelku?” tanya Pak Sonto pada istrinya.
“ Lho..bapak sendiri khan yang menyimpan.”
“ Ya..tapi sudah kucari belum ketemu,” jawabnya sambil mengerutu.
Tak terasa waktupun semakin siang. Tapi mantelpun belum ketemu. Pak Sontopun semakin resah. Diapun rebahan pada kursi. Tak lama kemudian terdengar suara zzz....zzz....zzzz @

Karya : mbahBEJO


Kamis, 01 November 2018

BUKAN SANDIWARA


Begitu sampai di Embong Panohan, mata Amita berbinar-binar. Dia takjub pada keindahan alam Embong Panohan.
“ Betul-betul beutiful,” bisiknya dalam hati.
Sebenarnya dia sudah menolak  ajakan  teman-temannya bertamasya. Diapun kesal karena temannya memaksanya.
“ Ayolah, Mit. Jangan kecewakan kami,” rengek Dita tempo hari.
“ Iya, Mit.. Masa kamu tega..please..,” rayu Dullah agak memaksa. Akhirnya diapun mengiyakan.
Tapi melihat pemandangan Embong Panohan yang begitu eksotik, kekesalnya terobati. Panorama alam yang indah sedikit dapat mengobati hatinya yang sedang luka.
Sejak kemarin Amita bersedih. Rencana kepindahan ayahnya keluar Jawa membuat hatinya gundah. Dia belum siap untuk mengikuti kemauan orang tuanya. Hingga sampai hari ini diapun tak tega untuk menyampaikan kepada teman-temannya.
Bersandar pada  dinding batu hitam, Amita merasa lebih nyaman. Matanya yang indah memandang dengan senyum pada teman-temannya yang bergembira menikmati pemandangan.
Akhirnya, Amitapun menyampaikan rencana kepindahannya pada teman-temannya.
“ Haaaa....” teriak mereka kaget.
“ Ini bukan sandiwara,” bisik Anita kalem.@

Karya : mbahBEJO





MATA MERAH


Mata Anita semakin merah manakala memandang langit-langit kelasnya yang sangat mengkuatirkan. Entah sudah berapa kali dia pindah tempat duduk karena bangkunya selalu kena air hujan. Apalagi sekarang musim hujan, hatinya semakin resah.
Sekali lagi Anita menatap langit-langit. Banyak lobang menghiasi atap ruang kelasnya. Seolah-olah bagai sepasang mata merah yang selalu menatapnya. Kemanapun Anita memandang mata itu selalu mengikutinya. Menatap penuh dengan rasa tak suka.
Pernah Anita menyampaikan hal itu kepada teman-temannya. Namun, semuanya tak ada yang percaya.
“ Benar Wat... Aku tak bohong. Mata itu selalu menatapku”
“ Ah, kamu ada-ada saja. Paling-paling hanya perasaanmu aja,” jawab Wati sambil merapikan rambutnya yang agak kusut.
“Enggak...sumpah, mata itu seolah-olah marah.”
Tiba-tiba hujan semakin deras. Padahal tadi hanya rintik-rintik. Angin kencang juga mengobrak-abrik pohon. Suara gemuruh mengagetkan Anita. Teman-temannya berhamburan meninggalkan kelas.
“ Braak....brak....” Atap kelas itupun roboh. Anehnya , mata merah itu masih ada di sana. @

 Karya : mbahBEJO


 
..:Hiasi Hidup Ini Dengan Kebaikan:..